Metode Irisan Salami
Kadang ada saatnya kita malas untuk melakukan suatu pekerjaan,
terutama pekerjaan yang kita rasa sangat berat atau sulit. Di bayangkan saja
sudah malas untuk mengerjakan, apalagi di kerjakan?, apa jadinya nanti?. Dan
mungkin hal tersebut yang sering menjadikan kita tidak pernah selesai dalam
mengerjakan suatu tugas.
Ada pepatah yang mengatakan bahwa
pekerjaan akan selesai jika kita memulainya, dan secara otomatis ketika kita tidak
memulainya pekerjaan otomatis tidak akan pernah selesai.
maka yang harus dilakukan untuk pertama kali dalam
mengerjakan suatu hal adalah hanya memulainya saja.
Tapi memulai dari mana?
Bingung? Tak tahu mau kemana? Tak tahu harus memulai dari mana?
Takut salah jika yang harus dilakukan? Takut semuanya akan berjalan buruk jika
memulainya?
Dan dalih-dalih dalam diri satu persatupun muncul.
Akhirnya karena dalih-dalih tersebut seseorang biasanya memutuskan
untuk MENUNDANYA!, karena mungkin seseorang itu berfikir bahwa menunda adalah
cara yang tepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang berat, karena biasanya
seseorang berfikir bahwa hal
tersebut lebih tepat dikerjakan diwaktu yang tepat, mungkin besok, lusa
atau minggu depan. Padahal pemikiran tersebut sebenarnya tidak akan pernah menyelesaikan
tugas berat tersebut, malah terkadang tugas atau pekerjaan tersebut akan
menjadi bumerang yang dahsyat di kemudian hari.
METODE IRISAN SALAMI adalah suatu metode yang cocok digunakan
ketika memulai pekerjaan yang mungkin dirasa berat untuk dilakukan dan di
kerjakan. Pengetahuan metode irisan salami, saya dapatkan ketika saya membaca
buku EAT THAT FROG. Dan metode ini sangat efektif sekali.
Metode irisan salami berpedoman dengan hukum psikologi yang
berkaitan dengan sebuah hormon pemicu yang bernama ENDORFIN. Hormon ini dapat
mengakibatkan seseorang ketagihan akan sesuatu.
Jika ada sesuatu yang membuat kalian ingin melakukan lagi dan
lagi, sebenarnya di dalam dirimu sedang memproduksi hormon endorfin. Dan hari
ini, kita akan tahu bagaimana cara menciptakannya!
Tapi endorfin bukan hanya satu-satunya hormon yang dapat memicu
anda ketagihan melakukan sesuatu hal lagi dan lagi, tapi masih ada banyak
hormon-hormon terkait lainnya. Tapi tidak akan saya ceritakan itu pada hari
ini. Karena hari ini kita akan ngobrolin tentang metode irisan salami.
Dan istimewanya hormon endorfin ini bisa diciptakan dengan mudah
lewat metode irisan salami.
Membagi-bagi tugas yang dirasa berat atau susah menjadi
bagian-bagian kecil dan setelah itu fokus dengan bagian kecil itu tanpa
memikirkan tugas-tugas lain atau bagian lain. Ini yang dinamakan metode IRISAN
SALAMI.
Umpamanya : jika kita membuat sebuah makalah yang tebelnya sampai
50 halaman. Kita bisa membagi atau memilah tugas menjadi tugas-tugas yang
kecil, seperti membaginya dengan 10 bagian. Jadi 5 halaman yang kita fokuskan,dan sisanya diinggalkan sejenak.
Kalau mungkin 5 halaman masih terlalu berat, kita bisa memilahnya
lagi yang mungkin bisa kita rasa itu mampu. Semisal kita membaginya 1 halaman
dan menfokuskan diri ke situ.
Dan jika 1 halaman masih terlalu berat untuk di kerjakan, kita bisa membaginya dengan beberapa paragraf. Dan jadilah paragraf 1. Fokus ke
pembuatan paragraf 1, dan lupakan sejenak makalah yang akan kita buat setebal
50 halaman itu.
Dan ketika kita membagi-baginya seperti itu, endorfin akan
keluar,dan menciptakan rasa untuk melakukan lagi dan lagi. 1 paragraf kelar,
pindah ke paragraf 2,3 dan 4 lalu hal 1, hal 2 lalu seterusnya sampai selesai.
Dan tidak disangka-sangka kita telah mengerjakan hal ke 50. Dan semuanya akan
terlihat lebih mudah.
Kalau tidak percaya, kita bisa bandingkan ketika main game.
Ketika main game sebenarnya yang membuat game tersebut menarik adalah pemilihan atau pembagian 1 game tersebut ke dalam sub-sub game tertentu (antar level). Hal itu
tujuannya untuk menciptakan endorfin di dalam tubuh, jika mana kita menyelesaikan 1 persatu level atau sub game.
Dan hal ini berlaku untuk semuanya.
Lakukan dan semuanya akan selesai dengan sendirinya.
CatatanR



Komentar
Posting Komentar