Yakin itu adalah melakukan yang terbaik

Kadang saya mendengar kata-kata seorang yang sedang diwawancarai, dan orang yang mewawancarai tersebut memberikan sebuah pertanyaan

Reporter bertanya : bagaimana pertandingannya nanti?
Orang yang diwawancarai : yah, saya yakin akan memenangkannya. Saya yakin!, saya tidak akan kalah!.

Menurut saya keyakinan tidaklah seperti itu. Itu kurang tepat. Ini menurut saya loh, jadi jangan komplen 😁

Menurut saya, keyakinan yang dibuat oleh orang tersebut adalah keyakinan tentang ekspektasi hasil yang diperoleh. Kebetulan ekspektasi yang dibuat oleh orang tersebut adalah ekspektasi tentang keyakinan kemenangannya dalam pertandingan yang akan dijalani.

Kamu tahu tentang ekspektasi hasil?. Yah, lagi-lagi ini menurut saya loh, bukan teori orang lain. Jika memang ada teorinya, kabarin saya..hehehe.

Jika seseorang mengekspektasikan/meyakinkan dirinya pada hasil, maka jika hasil telah keluar dan tidak sesuai dengan ekspektasi dan keyakinan yang di buat sebelum hasil keluar, kecenderungan kita untuk down/galau akan lebih tinggi daripada tidak berharap diawal.

Ini seperti membuka kado kecil yang di kasih oleh pasangan kita. Kita berfikir bahwa kado kecil itu adalah sebuah cincin, terlebih mungkin bisa jadi ia berfikir akan dilamar hari itu juga. Tapi ketika di buka, bukannya cincin yang dilihatnya tapi jepit rambut.

Apa yang mungkin ia rasakan ketika itu. Pasti di dalam hatinya mungkin bilang “yah”, “ buset dah, kok beda”.

Ini berlaku untuk semua hal. Saran saya sih, jangan mengekspektasikan keyakinan pada hasil.

Sudahlah hentikan keyakinan kamu model itu, jika kamu sering mencoba hal tersebut. Jika kamu memang tidak percaya, cobalah sendiri keyakinan itu, dan rasakan rasa kegalauan jika ekspektasimu tidak menjadi kenyataan.

Jadi keyakinan yang tepat seperti apa?

Sebenarnya mudah. Keyakinan yang tepat itu adalah keyakinan dalam melakukan. Maksudnya adalah kamu yakin dapat melakukan rencana tersebut dengan baik. Saya ulangi, melakukan rencana tersebut dengan baik.

Jadi ketika kamu gagalpun, kamu akan mengoreksi diri sendiri untuk melakukan hal tersebut lebih baik lagi.

Ibaratnya kamu ingin bertanding, bukan mengekspektasikan keyakinan pada hasil yang akan di raih. Melainkan keyakinan untuk menampilkan yang terbaik.

Jika kamu ingin belajar mengetik 10 jari. Yakinlah untuk melakukan yang terbaik, jangan yakinkan dirimu bahwa kamu akan dapat mengetik.

Jika kamu ingin mengalahkan lawan kamu dalam pertandingan catur. Yakinlah untuk melakukan pertandingan itu dengan baik, bukan meyakinkan dirimu kalau kamu akan menang.

Yah, ini pendapat saya. Saya hanya menyampaikan pendapatan saya lewat tulisan ini. Eksekusinya yah ditangan anda.

CatatanR

Komentar

Postingan Populer