Pasar Buku Baru Bekas (Pasar Kenari)



Hari ini aku pergi ke toko buku. Bukan toko buku yang berada di Mall atau toko buku retail modern macam Gramedia, Gunung Agung, Periplus dan sebagainya yah. Melainkan toko buku yang ada di dalam pasar.

Iya pasar.

Dan ber-AC
.
.
What?. Iyah, kamu enggak salah denger kok. Toko buku ini emang berada didalam pasar. Tepatnya di pasar Kenari, kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Mungkin tabu yah, yang biasanya kita lihat pasar identik dengan sayur mayur, bahan pokok, pakaian dan sebagainya, ini juga disambil jualan buku.

Tapi jika ditelaah lebih lagi. Sebenarnya bukan hanya di Pasar Kenari aja yang jual buku, melainkan beberapa pasar yang lainnya juga ada. Tapi, barangkali bukan dalam kesempatan ini aku akan cerita.

******

Pertama kali ke toko buku ini. Sempet speechless dibuatnya. Tempatnya ber-AC, tidak kumuh dan bersih. Kayak bukan pasar aja. Serius no hoax hoax club deh. Tapi, ada satu masalahnya ini


Sepi...


Sebenarnya aku enggak terlalu suka rame. Tapi juga enggak pingin ngelihat toko-toko buku yang mencerdaskan bangsa dan negera ini sepi peminat. Telusur demi telusur kalau sebenarnya barisan toko buku ini emang masih baru dibuka sekitar 5 bulan belakangan. Hasil dari relokasi toko-toko buku penghuni kawasan pasar Senen dan kawasan Kwitang (yang pernah nonton AADC mungkin gak bakalan asing sama toko buku bekas Kwitang).

Jika dinilai dan dibandingkan dengan toko-toko buku yang memang primadonanya adalah bekas + murah. Mungkin ini adalah juaranya (menurutku). Karena enggak pernah lihat toko-toko buku macam ini sebersih dan senyaman ini (setahu saya loh. Kalo ada yang tahu yang lain, bisa ditulis dikolom komentar).

Tapi sejuara-juaranya kalo enggak ada peminatnya juga sama aja kan?

*******

Dan karena itulah tulisan ini dibuat, sebagai bentuk "promosi" agar kamu-kamu sedikit tertarik atau minimal tahu aja deh kalo ada pasar buku (bekas/baru) yang mana kamu bisa kasih tahu info ke temen-temen terdekat yang suka baca buku.

Nah, berikut ini nih review menarik dari tim CatatanR buat kamu :)

1. Akses lokasi yang mudah
Sementara kalo mau ke pasar atau mall di jakarta, jarak antara parkir dan lokasi cukup jauh. Kamu perlu berjalan 100 meteran lebih, terlebih kalo harus naik turun tangga. Namun, kamu enggak bakal nemuin disini, karena parkir sama toko bukunya deket banget. Kamu bisa langsung parkir dilantai 3 (parkir khusus toko buku) lalu tinggal masuk ke area barisan toko bukunya. So, bisa langsung kena dingin (AC) sehabis berkeringet diperjalanan (kalo pake motor, sepeda atau becak)

2. Terdapat Jakbook
Jakbook adalah toko buku retail besar yang dikelola oleh Pemprov DKI. Similar lah sama toko buku Gramedia, Gunung Agung atau Periplus. So, gak perlu khawatir kalo kalo gak nemuin buku bekas idaman, kamu bisa mlipir ke Jakbook buat dapetin buku yang sekiranya kamu pinginin (tentunya dengan harga buku baru hehe)

3. Terdapat kedai kopi
Aku sempet speechless ketika melihat daftar menu. Murah pake banget. Gimana enggak, harga kopi aja enggak ada yang 20ribuan keatas, semuanya 20ribuah kebawah. Tentu aku bukan anak kopi yang tahu kalo teknik yang digunain baristanya baik atau sedeng-sedeng aja. Yang bisa aku bilang, kopinya enak dan cukup worth-it kalo kamu minum kopi + baca buku hasil (tawar menawar ngotot dengan si penjual)

4. Tempat makan
Tempat makan juga ada kok. Jadi jangan khawatir kalo cacing-cacing dalam perut sedang berontak enggak karuan pas lagi nyari buku

5. Masih sepi
Toko buku ini masih sepi dan menurutku kedepannya bakal rame. Jadi, karena mumpung masih sepi dan nyaman, tempat ini mungkin bakal cocok buat kamu yang sedang pedekate ala-ala ketempat unik, dibandingin Mall atau tempat yang ngeluarin duit lebih.

Semoga tertarik yah :)

******
Berikut foto-foto yang tim CatatanR kumpulin sewaktu meliput






Semoga bermanfaat,
Ingat selalu kata-kata "Uang enggak bisa beli Waktu, tapi uang bisa dibeli dengan Waktu. Keep Explore!"


23 September 2019
CatatanR











Komentar

Postingan Populer