Rekam Jejak untuk Nostalgia
Kita mungkin pernah membayangkan betapa konyolnya, gantengnya, cantiknya, atau apapun di masa lalu. Tapi hal itu tidaklah menjadi istimewa jika tidak ada dokumentasi yang nyata.
Percuma kan kalau dibayangkan saja, bisa-bisa kita nanti lupa. Yah ini mungkin juga pemikiran saya dalam membuat dokumentasi, selagi bisa.
Sejak kapan yah saya memulai aktifitas aktif itu, ah saya lupa. Yang penting, saya selalu melakukan dokumentasi selagi saya bisa, dalam bentuk foto, video atau sebuah catatan harian yang biasanya saya ketik di pc komputer.
Untuk catatan harian saya buat setiap hari. Yah, memang sih kadang males untuk membuat catatan harian tersebut, tapi apa mau dikata, yah harus dilakukan!. Tapi bener kok, pas saya lihat dalam jangka beberapa tahun, saya mengerti keadaan saya dulu dan bernostalgia. Yah, bisa dikatakan, track record, hehe.
Ingat!, moment itu selalu datang tanpa permisi. Seperti jaelangkung, datang tak di jemput pulang tak di antar, hehe. Maka dari itu perlu dokumentasi, entah itu dalam format apapun, yang penting bisa di buka di hari kemudian.
Percuma bukan, kalau moment-moment liburan sama teman-teman tidak di dokumentasikan?
Percuma bukan, pengalaman perkawinan anda nanti tidak di dokumentasikan, dan hanya sebuah kenangan saja?.
Percuma bukan, jika moment-moment dengan temen-temen SD dulu yang main kelereng, unyu-unyuan dan lain-lain hilang dan di telan waku?.
Kapan untuk dokumentasi?. Yah sekarang.
Ingat, sekarang itu akan menjadi besok, besok akan menjadi 2 hari kemaren dan seterusnya. Ingat, tidak ada kenangan yang bisa kembali, maka dokumentasikanlah selagi bisa.
CatatanR


Komentar
Posting Komentar